SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi sukses melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 16 – 17 Juli sebagai bagian dari rangkaian kegiatan penyambutan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip edukatif, inklusif, aman, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan, sejalan dengan kebijakan MPLS Ramah yang ditetapkan pemerintah melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026.
MPLS tahun ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membantu peserta didik baru beradaptasi dengan budaya belajar di lingkungan SMK. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kesiapan akademik, sosial, emosional, dan karakter sebagai bekal memasuki dunia pendidikan kejuruan.
Materi pertama mengangkat tema Pengenalan Delapan Dimensi Profil Lulusan, yang memberikan pemahaman kepada peserta mengenai karakter lulusan yang diharapkan mampu berkembang secara utuh, baik dari aspek akademik, keterampilan, maupun kepribadian. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya memiliki integritas, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Gerakan Indonesia ASRI, yang mengajak peserta didik untuk membangun budaya hidup bersih, menjaga kelestarian lingkungan sekolah, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga diajak memahami bahwa kebersihan dan kepedulian lingkungan merupakan bagian dari karakter positif yang harus dibangun sejak hari pertama bersekolah.
Pada sesi berikutnya, peserta menerima materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian, serta berbagai permasalahan sosial remaja. Materi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang berbagai risiko yang dapat menghambat masa depan generasi muda, sekaligus memperkuat kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan yang bijak serta menjauhi perilaku menyimpang.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan mengenai Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Materi ini menjadi bekal penting bagi seluruh peserta didik SMK mengingat budaya kerja yang aman merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki sebelum memasuki praktik di laboratorium, bengkel, maupun dunia industri.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta didik baru, sekolah juga menyelenggarakan Unjuk Karya, yaitu kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan potensi, bakat, maupun kreativitas mereka. Suasana kebersamaan tampak semakin terasa ketika peserta saling memberikan dukungan kepada teman-temannya yang tampil.
Pelaksanaan MPLS Ramah di SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi mencerminkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru. Berbagai materi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter, literasi sosial, kepedulian lingkungan, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Melalui penyelenggaraan MPLS yang humanis dan bebas dari praktik perpeloncoan, sekolah berharap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik, membangun rasa percaya diri, menjalin hubungan positif dengan guru maupun teman, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, kompeten, dan siap bersaing di era global. Pelaksanaan ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan sekolah sebagai ruang yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi setiap peserta didik.




