SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi global melalui penyelenggaraan Kelas Jepang yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu. Program ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membuka akses pembelajaran bahasa asing yang lebih luas bagi peserta didik, sejalan dengan tuntutan era digital dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat. Kepala sekolah menegaskan bahwa kemampuan berbahasa internasional, termasuk Bahasa Jepang, merupakan modal penting bagi lulusan SMK agar mampu bersaing di industri modern seperti teknologi informasi, telekomunikasi, hingga otomotif.
Pelaksanaan kelas ini melibatkan instruktur berpengalaman yang memahami kurikulum pembelajaran bahasa Jepang tingkat dasar hingga menengah. Kegiatan belajar tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca dan menulis hiragana maupun katakana, tetapi juga melatih keterampilan berbicara serta pemahaman budaya Jepang. Pendekatan pembelajaran dibuat interaktif melalui dialog, permainan bahasa, dan pemutaran video edukatif yang relevan, sehingga siswa dapat memahami konteks penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme siswa terlihat dari peningkatan jumlah peserta yang mendaftar dalam dua gelombang awal pelaksanaan kelas. Beberapa siswa mengaku bahwa program ini memberikan kesempatan berharga untuk mempersiapkan diri mengikuti beasiswa, pertukaran pelajar, maupun peluang kerja di perusahaan Jepang. Tidak sedikit pula yang menjadikan kelas ini sebagai batu pijakan untuk mengikuti ujian kemampuan bahasa Jepang (JLPT). Hal tersebut menunjukkan bahwa minat pelajar terhadap bahasa dan budaya asing semakin meningkat, terutama dalam menghadapi tantangan global.
Program Kelas Jepang ini diharapkan mampu menjadi ikon kegiatan unggulan SMK Telkom Terpadu AKN Marzuqi yang memperkuat identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan vokasi yang adaptif dan progresif. Ke depan, pihak sekolah berencana menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan Jepang serta perusahaan mitra industri untuk memperluas kesempatan magang dan penempatan kerja bagi siswa. Dengan pelaksanaan rutin setiap hari Sabtu, sekolah berharap siswa dapat belajar secara maksimal tanpa mengganggu kegiatan akademik utama, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.



